Memilih jenis format file gambar yang tepat mungkin tampak seperti keputusan yang sepele. Tetapi ini sangat penting dan perlu diketahui oleh sebagian besar orang yang sering menggunakan komputer, terlebih lagi bagi blogger atau pemilik website yang sering menggunakan gambar untuk di upload dan ditampilkan menjadi bagian dari konten.
Sebagian besar halaman dan artikel menggunakan screenshot dan gambar untuk memperkaya dan mendukung konten teks. Dan, hanya sekitar 8% situs web yang tidak menyertakan konten visual apa pun.
Sayangnya, banyak pemilik situs web masih tidak memahami jenis format file gambar yang harus dipilih untuk berbagai kasus penggunaan. Dan dari ketidak tahuan ini, berdampak buruk yang mengakibatkan kecepatan pemuatan situs web yang lambat karena format gambar mereka bukan merupakan pilihan terbaik dan juga tidak dioptimalkan.
Desain grafis adalah sebuah keahlian yang bergerak di bidang seni, lebih tepatnya seni menggambar. Alat untuk membuat desain grafis ini bermacam-macam seperti : pensil, bolpoin, computer, dll. Biasanya desainer (ahli desain grafis) membuat sketsa dengan pensil lalu di gambar melalui media kertas terlebih dahulu supaya mudah di revisi atau di perbaiki sehingga hasilnya lebih maksimal.
Nah sekarang waktunya untuk menjelaskan kegunaan desain grafis dalam berbagai bidang.
Dari beberapa software desain grafis yang ada pada era sekarang ini seperti Corel Draw, Adobe family, Affinity Designer dan masih banyak lagi software lainnya khususnya untuk desain grafis. Namun, perlu anda ketahui software yang banyak digunakan oleh para desainer grafis adalah yang berbasis vektor, untuk yang berbasis bitmap atau untuk mengedit foto itu hanya untuk tools tambahan saja..
Disaat anda sudah selesai mengerjakan sebuah project nota seperti pada gambar di atas, langkah berikutnya anda akan mengeksport desain yang anda miliki dengan cara CTRL + E atau bisa juga dengan mengklik tombol file yanga ada pada pojok kiri atas ..
Setelah menemukan tombol eksport maka anda diberikan pilihan, format file apa yang akan anda pilih..
untuk di industri percetakan, hampir semua memakai software corel draw, sedangkan format file yang tidak dapat diubah bisa berupa JPG/JPEG, PNG.
1. JPEG/JPG (Joint Photographic Experts Group)
JPEG adalah format yang paling banyak digunakan di internet.
Beberapa platform sosial media seperti Facebook dan Instagram bahkan secara otomatis akan mengubah format gambar yang diunggah menjadi JPEG.
Yang paling spesial, JPEG kompatibel dengan berbagai browser, image viewers, dan berbagai editor software; serta mempunyai ukuran file yang kecil.
Namun sisi kekurangannya adalah, JPEG masuk ke dalam tipe lossy compression, sehingga kualitasnya akan menurun jika diperbesar.
2. PNG (Portable Network Graphics)
PNG adalah salah satu format terpopuler yang bisa menampilkan gambar dengan latar belakang transparan.
Format ini banyak digunakan untuk membuat infografis, banner, chart, logo, ilustrasi, komik, dan banyak produk grafis lainnya.
Selain itu, PNG juga mendukung lossless compression dan menawarkan warna yang tajam.
Sayangnya, format ini cenderung mempunyai ukuran yang besar dan hanya bisa disimpan dalam mode RGB.
Kesimpulan
Jika anda masih bingung dengan artikel ini, silhakan konsultasi secara gratis, hubungi contact person yang tertera pada halaman website
Berikut format file untuk bahan cetak yang benar
Reviewed by HILMI PUTRA
on
Desember 24, 2021
Rating:












Tidak ada komentar: